Nusatoday.id – Blackberry Farm berada di kaki Pegunungan Great Smoky, wilayah rural yang dikenal dengan keindahan alam dan suasana pedesaan khas Amerika. Resor ini telah lama menjadi favorit pelancong yang ingin menikmati kombinasi alam dan kemewahan tanpa meninggalkan kenyamanan layanan hotel premium.
Sebagai bagian dari fenomena agritourism di AS, pengalaman seperti di Blackberry Farm semakin diminati wisatawan modern. Data menunjukkan bahwa agritourism yang mencakup pengalaman farm stay dan aktivitas lokal telah berkontribusi signifikan terhadap pendapatan pariwisata rural di AS, dengan pendapatan sektor agritourism mencapai sekitar US$1,26 miliar pada 2022.
Lingkungan pedesaan sekitar resor menghadirkan panorama pegunungan, hutan, dan sungai yang memikat. Banyak tamu datang tidak hanya untuk vila mewah, tetapi juga untuk terlibat dalam aktivitas luar seperti berkuda, hiking, atau sekadar menikmati suasana desa yang damai.
Kelebihan utama Blackberry Farm adalah kuliner yang menonjolkan bahan lokal dan tradisi Appalachian. Restoran di resor ini bahkan telah mendapatkan pengakuan internasional, menjadikannya salah satu alasan kuat banyak pelancong memilih menginap di sini sebagai bagian dari perjalanan gastronomi mereka.
Pelayanan di Blackberry Farm menekankan keramahan khas Selatan Amerika, menciptakan pengalaman yang hangat sekaligus mewah. Pendekatan ini sesuai dengan permintaan wisatawan yang mencari pengalaman personal dan layanan ramah di luar lingkungan urban.
Prediksi tren pariwisata menunjukkan peningkatan kunjungan ke destinasi rural di AS, terutama di kalangan pelancong domestik yang ingin kembali ke alam dan budaya lokal, membuat tempat seperti Blackberry Farm semakin relevan dalam daftar rekomendasi.
Dengan kombinasi keindahan alam, tradisi lokal, dan layanan unggulan, Blackberry Farm tetap menjadi contoh utama penginapan rural yang direkomendasikan di Amerika Serikat bagi wisatawan yang mencari keseimbangan antara alam dan kemewahan.



















