Nusatoday.id – Presiden AS baru-baru ini mengambil langkah mengejutkan dengan memecat Gail Slater, Kepala Divisi Antitrust di Departemen Kehakiman AS, karena dianggap tidak cukup agresif dalam mengejar kontraksi harga dan persaingan pasar.
Slater menyatakan rasa terima kasih atas pengabdiannya, namun keputusannya mencerminkan perubahan fokus kebijakan antitrust yang lebih tajam dari pemerintahan saat ini.
Langkah ini datang di tengah kritik bahwa divisi antitrust berjalan terlalu lambat dalam menangani kartel daging dan praktik monopoli di sektor-sektor strategis, yang berdampak pada konsumen dan pelaku bisnis kecil.
Kebijakan baru diharapkan memprioritaskan penurunan biaya bagi konsumen dan lebih menindak praktik yang dianggap menghambat persaingan usaha, termasuk di sektor logistik dan distribusi.
Perubahan ini semakin mempertegas peran regulator dalam mengawasi kekuatan pasar besar dan mempertahankan lanskap kompetitif yang lebih sehat bagi UMKM dan perusahaan global di Amerika Serikat.













