Nusatoday.id – Stabilitas keuangan selama Ramadhan sangat dipengaruhi oleh kebiasaan belanja sebelum dan selama bulan suci.
Menyisihkan dana khusus untuk kebutuhan ibadah dan berbagi sejak awal akan mencegah pengeluaran mendadak di tengah bulan.
Pengaturan arus kas yang baik membuat keluarga tetap dapat menjalankan tradisi Ramadhan tanpa beban finansial.
Keterbukaan dalam komunikasi keluarga juga berperan penting. Membicarakan rencana pengeluaran bersama pasangan atau anggota keluarga lain membantu menciptakan kesepakatan yang realistis.
Ramadhan pun dapat dijalani dengan penuh ketenangan, karena keseimbangan antara kebutuhan spiritual dan kondisi ekonomi tetap terjaga.








