Nusatoday.id – Ramadan di Mesir dikenal sebagai salah satu yang paling berwarna di kawasan Afrika Utara. Di banyak kota, dekorasi lentera warna-warni yang disebut “Fanous” dipasang sepanjang jalan selama bulan suci.
Mesir, seperti negara Muslim lainnya, sangat tinggi tingkat puasa pada Ramadan.
Di Kairo dan kota-kota lain, keluarga besar sering berkumpul untuk berbuka bersama dengan hidangan lokal seperti koshari dan sup tradisional.
Masjid-masjid seperti Masjid Al‑Azhar ramai dikunjungi untuk salat tarawih setiap malam.
Aktivitas sosial seperti pembagian makanan gratis kepada fakir miskin dan kegiatan amal sangat umum dilakukan sepanjang Ramadan.
Pasar tradisional (souq) juga tetap hidup hingga larut malam menjelang sahur.
Perayaan Eid al-Fitr di Mesir biasanya dirayakan dengan kunjungan keluarga dan hidangan khas yang berbeda di setiap wilayah.
Budaya dan tradisi lokal yang kaya membuat Ramadan di Mesir berbeda dari pengalaman di negara lain.

















