• About
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Minggu, Maret 22, 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
Nusatoday
  • Home
  • Nasional
  • Politics
  • Business
  • Hotel
  • World

    Riots Report Shows London Needs To Maintain Police Numbers, Says Mayor

    Republican Senator Vital to Health Bill’s Passage Won’t Support It

    Rap group call out publication for using their image in place of ‘gang’

    Melania Trump’s Mail Suit Suggests Desire To Monetise First Lady Role

    This Secret Room In Mount Rushmore Is Having A Moment

    Bill Gates’ iconic donkey game arrives on iPhone, Apple Watch

    Trending Tags

    • Sillicon Valley
    • Climate Change
    • Election Results
    • Flat Earth
    • Golden Globes
    • MotoGP 2017
    • Mr. Robot
  • Travel
    • All
    • Kuliner
    • Kulineran
    • Religi
    Sidart : Restoran Fine Dining Ikonik di Auckland

    Sidart : Restoran Fine Dining Ikonik di Auckland

    Sungai Douro

    Santapan di Tepi Sungai Douro

    Ketan Bintul, Sajian Tradisional.

    Ketan Bintul, Sajian Tradisional yang Identik dengan Ramadan

    Bontot Ikan Payus

    Bontot Ikan Payus, Camilan Berat Favorit Warga Pesisir

    Angeun Lada, Sup Pedas Tradisional yang Menghangatkan

    Angeun Lada, Sup Pedas Tradisional yang Menghangatkan

    Rubeg

    Rabeg, Warisan Rasa dari Dapur Kesultanan Banten

    Pulau Umang

    Pulau Umang, Wisata Pulau Eksklusif di Banten

    Menelusuri Sejarah di Masjid Agung Banten Lama

    Menelusuri Sejarah di Masjid Agung Banten Lama

  • Regional
    • All
    • Jabodetabek
    • Jawa Bali
    • Melanesia
    • Sumatera
    Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, HMI-MPO Desak Pembentukan Tim Investigasi Gabungan.

    Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, HMI-MPO Desak Pembentukan Tim Investigasi Gabungan

    Hetifah Dukung SKB 7 Menteri tentang Pembatasan Penggunaan AI Instan bagi Pelajar

    Hetifah Dukung SKB 7 Menteri tentang Pembatasan Penggunaan AI Instan bagi Pelajar

    Ketua Komisi III DPR RI

    Komisi III DPR RI Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

    Taman Honda Tebet

    Taman Honda Tebet, Surga Kecil bagi Warga yang Hobi Olahraga

    Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama DPD VIII SOKSI DKI Jakarta

    Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama DPD VIII SOKSI DKI Jakarta

    Sidart : Restoran Fine Dining Ikonik di Auckland

    Sidart : Restoran Fine Dining Ikonik di Auckland

    SEMAINDO Gelar Diskusi, Bahas Geothermal di Halmahera Barat

    SEMAINDO Gelar Diskusi, Bahas Geothermal di Halmahera Barat

    IKAPPI DKI Jakarta Apresiasi dan Dorong Mobilitas dan Perputaran Ekonomi UMKM Lewat Trans Blok M – Soetta

    IKAPPI DKI Jakarta Apresiasi dan Dorong Mobilitas dan Perputaran Ekonomi UMKM Lewat Trans Blok M – Soetta

    Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat

    FRMI : MUI Segera Pecat Muhamadun, Pengurus Komisi Fatwa MUI Pusat

    Pegiat Hukum Desak Kemnaker Alokasikan Anggaran KP – TK di Maluku Utara

    Pegiat Hukum Desak Kemnaker Alokasikan Anggaran KP – TK di Maluku Utara

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Climate Change
    • Flat Earth
  • Opini
  • Home
  • Nasional
  • Politics
  • Business
  • Hotel
  • World

    Riots Report Shows London Needs To Maintain Police Numbers, Says Mayor

    Republican Senator Vital to Health Bill’s Passage Won’t Support It

    Rap group call out publication for using their image in place of ‘gang’

    Melania Trump’s Mail Suit Suggests Desire To Monetise First Lady Role

    This Secret Room In Mount Rushmore Is Having A Moment

    Bill Gates’ iconic donkey game arrives on iPhone, Apple Watch

    Trending Tags

    • Sillicon Valley
    • Climate Change
    • Election Results
    • Flat Earth
    • Golden Globes
    • MotoGP 2017
    • Mr. Robot
  • Travel
    • All
    • Kuliner
    • Kulineran
    • Religi
    Sidart : Restoran Fine Dining Ikonik di Auckland

    Sidart : Restoran Fine Dining Ikonik di Auckland

    Sungai Douro

    Santapan di Tepi Sungai Douro

    Ketan Bintul, Sajian Tradisional.

    Ketan Bintul, Sajian Tradisional yang Identik dengan Ramadan

    Bontot Ikan Payus

    Bontot Ikan Payus, Camilan Berat Favorit Warga Pesisir

    Angeun Lada, Sup Pedas Tradisional yang Menghangatkan

    Angeun Lada, Sup Pedas Tradisional yang Menghangatkan

    Rubeg

    Rabeg, Warisan Rasa dari Dapur Kesultanan Banten

    Pulau Umang

    Pulau Umang, Wisata Pulau Eksklusif di Banten

    Menelusuri Sejarah di Masjid Agung Banten Lama

    Menelusuri Sejarah di Masjid Agung Banten Lama

  • Regional
    • All
    • Jabodetabek
    • Jawa Bali
    • Melanesia
    • Sumatera
    Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, HMI-MPO Desak Pembentukan Tim Investigasi Gabungan.

    Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, HMI-MPO Desak Pembentukan Tim Investigasi Gabungan

    Hetifah Dukung SKB 7 Menteri tentang Pembatasan Penggunaan AI Instan bagi Pelajar

    Hetifah Dukung SKB 7 Menteri tentang Pembatasan Penggunaan AI Instan bagi Pelajar

    Ketua Komisi III DPR RI

    Komisi III DPR RI Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

    Taman Honda Tebet

    Taman Honda Tebet, Surga Kecil bagi Warga yang Hobi Olahraga

    Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama DPD VIII SOKSI DKI Jakarta

    Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama DPD VIII SOKSI DKI Jakarta

    Sidart : Restoran Fine Dining Ikonik di Auckland

    Sidart : Restoran Fine Dining Ikonik di Auckland

    SEMAINDO Gelar Diskusi, Bahas Geothermal di Halmahera Barat

    SEMAINDO Gelar Diskusi, Bahas Geothermal di Halmahera Barat

    IKAPPI DKI Jakarta Apresiasi dan Dorong Mobilitas dan Perputaran Ekonomi UMKM Lewat Trans Blok M – Soetta

    IKAPPI DKI Jakarta Apresiasi dan Dorong Mobilitas dan Perputaran Ekonomi UMKM Lewat Trans Blok M – Soetta

    Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat

    FRMI : MUI Segera Pecat Muhamadun, Pengurus Komisi Fatwa MUI Pusat

    Pegiat Hukum Desak Kemnaker Alokasikan Anggaran KP – TK di Maluku Utara

    Pegiat Hukum Desak Kemnaker Alokasikan Anggaran KP – TK di Maluku Utara

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Climate Change
    • Flat Earth
  • Opini
No Result
View All Result
Nusatoday
No Result
View All Result
Home More Info

Bayangan Kekuasaan di Balik Sufmi Dasco Ahmad

by Redaksi
Maret 16, 2026
in More Info
0
Bayangan Kekuasaan di Balik Sufmi Dasco Ahmad

Gambar : Dasco Sufmi Ahmad latar belakang Istana Negara (Ist).

0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Nusatoday.id – Dalam politik Indonesia, tak banyak orang yang bisa berada begitu dekat dengan pusat kekuasaan tanpa menjadi sorotan utama. Sufmi Dasco Ahmad adalah salah satu dari sedikit nama itu sosok yang tak banyak berbicara keras, tapi setiap langkahnya bergetar hingga ke jantung parlemen. Di mata publik, ia tampak sebagai Wakil Ketua DPR; di mata partai, strateg utama Gerindra; dan di mata Prabowo Subianto, ia adalah tangan yang bekerja di ruang yang tak selalu terlihat.

Setiap kekuasaan besar membutuhkan penjaga keseimbangannya. Prabowo punya banyak panglima, tapi hanya sedikit yang memahami ritme kekuasaan seperti Dasco. Di Senayan, ia bukan sekadar penggerak fraksi. Ia adalah penjaga ritme politik, memastikan denyut kebijakan pemerintah berdetak seirama dengan napas parlemen.
Ketika Prabowo berkelana di jalur eksekutif, Dasco menjaga gerbang legislatif agar tetap ramah terhadap arah angin istana.

Namun, kekuasaan semacam ini selalu menyimpan paradoks. Di satu sisi, Dasco dipuji karena keahliannya mengelola tensi politik; di sisi lain, ia dikritik karena terlalu lentur terhadap garis eksekutif. Perannya yang strategis sering dibaca sebagai bentuk penyatuan kekuasaan situasi di mana DPR kehilangan gigi kritisnya karena terlalu sibuk menjadi mitra pemerintah.

Dasco dikenal loyal mungkin terlalu loyal. Ia tak hanya menjaga Gerindra, tetapi juga menjaga wajah Prabowo di parlemen.
Dalam banyak kasus, ketika konflik antarpartai memanas, Dasco tampil dengan nada tenang, membungkus kekakuan politik dengan diplomasi yang halus. Tapi di balik ketenangan itu, publik bertanya: apakah ia sedang menjembatani kepentingan rakyat atau sekadar merapikan barisan kekuasaan?

Loyalitas adalah mata uang langka dalam politik, namun di tangan yang salah, ia bisa berubah menjadi beban. Ketika parlemen terlalu loyal, kritik berubah jadi basa-basi; pengawasan jadi upacara. Jika itu yang terjadi, maka sosok seperti Dasco akan dikenang bukan sebagai penjaga sistem, melainkan penjaga istana.

Hubungan Dasco dengan partai lain, terutama PDIP, memperlihatkan kelihaiannya membaca arah angin. Ia bisa membawa pesan dari Prabowo kepada Megawati, bisa menenangkan kegaduhan, bisa mengubah ketegangan menjadi sinyal pertemanan politik.
Namun diplomasi semacam itu ibarat meniti tali di atas jurang. Sedikit salah ucap, bisa ditafsir sebagai manuver. Sedikit berjarak, bisa dianggap pengkhianatan.

Dalam sistem politik yang masih personalistik, di mana hubungan antar elite lebih menentukan daripada struktur formal, peran semacam itu penuh risiko. Dasco mungkin menguasai bahasa kompromi, tapi setiap kompromi mengandung jebakan — terutama ketika batas antara kenegaraan dan kepentingan partai menjadi kabur.

Kekuasaan Prabowo tengah memasuki babak baru, dan di setiap babak kekuasaan, selalu ada figur bayangan yang menjaga mesin tetap berputar. Dasco adalah salah satunya — bukan di garis depan, tapi di balik layar.
Ia tahu kapan bicara, kapan diam, dan kapan mengirim pesan politik tanpa meninggalkan tanda tangan.

Namun sejarah Indonesia jarang berpihak pada para penjaga di balik layar. Ketika badai politik datang, mereka yang bekerja dalam diam sering menjadi korban pertama. Loyalitas tidak selalu dibayar dengan perlindungan. Dan politik, sebagaimana kekuasaan, tidak mengenal rasa iba.

Yang kini dipertaruhkan bukan hanya karier politik Dasco, tetapi arah hubungan kekuasaan itu sendiri. Jika parlemen terus-menerus menjadi ruang konfirmasi bagi kebijakan pemerintah, maka demokrasi hanya tinggal formalitas.
Sufmi Dasco Ahmad, dengan seluruh pengaruh dan kedekatannya pada pusat kekuasaan, punya kesempatan langka: membuktikan bahwa loyalitas kepada Prabowo tak harus berarti kehilangan independensi.

Dalam politik yang dewasa, seorang loyalis sejati bukanlah mereka yang selalu berkata “ya”, tapi mereka yang berani mengingatkan ketika kekuasaan melampaui batasnya.
Pertanyaannya kini: apakah Dasco akan memilih menjadi penjaga sistem, atau tetap menjadi bayangan kekuasaan yang setia namun tanpa suara?

Tags: Sufmi Dasco Ahmad
Redaksi

Redaksi

Next Post
Bahlil Lahadalia di Mata Presiden Prabowo Subianto

Operator Kepercayaan Presiden Prabowo Subianto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

No Content Available

Popular News

    Connect with us

    Newsletter

    Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Aenean commodo ligula eget dolor.
    SUBSCRIBE

    Category

    • Hotel
    • Hukum
    • Jabodetabek
    • Jawa Bali
    • Kemanan
    • Kuliner
    • Kulineran
    • Melanesia
    • More Info
    • Nasional
    • Politik
    • Regional
    • Religi
    • Sumatera
    • Travel
    • World

    Site Links

    • Masuk
    • Feed entri
    • Feed komentar
    • WordPress.org

    About Us

    We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Check our landing page for details.

    • About
    • Advertise
    • Careers
    • Contact

    © 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

    No Result
    View All Result
    • Home
    • Politik
    • Hotel
    • Kemanan
    • Nasional
    • Hukum
    • Travel
    • Kulineran
    • Religi
    • Kuliner
    • Budaya
    • Jabodetabek
    • Regional
    • Melanesia
    • World
    • Sumatera
    • Food

    © 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In