BERITA

Jelang Ramadhan, Founder Aktivist Connection Ajak Aktifis Jabodetabek Jadi Garda Terdepan Penjaga Kamtibmas

×

Jelang Ramadhan, Founder Aktivist Connection Ajak Aktifis Jabodetabek Jadi Garda Terdepan Penjaga Kamtibmas

Sebarkan artikel ini
Ist

Nusatoday.id – Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan, Maemun selaku Founder Aktivist Connection menyerukan kepada seluruh aktifis di wilayah Jabodetabek untuk turut mengambil peran menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

Seruan ini disampaikan sebagai bentuk tanggung jawab moral gerakan aktifis agar suasana ibadah masyarakat dapat berlangsung dengan aman, damai, dan penuh khidmat.

PASANG IKLAN SAYA SEKARANG!!
Iklan Nusa Today
Iklan Nusa Today

Maemun menegaskan bahwa Ramadhan bukan hanya momentum spiritual, tetapi juga momentum sosial untuk memperkuat persatuan dan menahan diri dari segala bentuk provokasi yang dapat memicu konflik di tengah masyarakat.

“Aktifis harus menjadi garda terdepan dalam menjaga kondusifitas wilayah. Jangan sampai peristiwa-peristiwa kelam yang pernah terjadi kembali terulang. Kita semua punya tanggung jawab menjaga ketenangan publik,” Tegas Maemun. Dalam Keterangan nya kepada media via sambungan telepon, Senin, (09/02/2026).

Ia mengingatkan agar seluruh elemen masyarakat belajar dari berbagai peristiwa yang pernah mengganggu stabilitas keamanan, seperti insiden teror di lingkungan sekolah serta kerusuhan yang sempat memanas di Jakarta beberapa waktu lalu. Menurutnya, peristiwa-peristiwa tersebut menjadi pelajaran penting bahwa kewaspadaan kolektif sangat dibutuhkan.

Maemun juga mengajak para aktifis untuk tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu liar, informasi yang belum terverifikasi, serta ajakan-ajakan yang berpotensi memecah belah persatuan.

“Peran aktifis hari ini bukan hanya turun ke jalan, tetapi turun menjaga ketenangan masyarakat. Ramadhan harus kita sambut dengan suasana damai, bukan kegaduhan,” Ujarnya.

Dalam seruannya, Maemun menekankan pentingnya kolaborasi antara masyarakat, aktifis, tokoh pemuda, tokoh agama, dan aparat keamanan guna menciptakan suasana yang kondusif selama bulan suci.

Ia berharap, semangat Ramadhan dapat menjadi perekat sosial yang memperkuat solidaritas warga Jabodetabek dan menjauhkan masyarakat dari segala bentuk tindakan yang dapat mengganggu ketertiban umum.

“Jabodetabek harus menjadi contoh wilayah yang aman, tertib, dan damai dalam menyambut Ramadhan. Ini adalah tugas bersama,” Tutup Maemun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *