Nusatoday.id – Aksi terorisme masih menjadi ancaman serius bagi masyarakat global, termasuk Indonesia. Dalam beberapa waktu terakhir, isu terorisme kembali mengemuka seiring meningkatnya eskalasi konflik di Timur Tengah, khususnya perang Israel – Hamas yang masih berlanjut hingga tahun 2026. Kondisi ini dinilai turut memicu kebangkitan paham radikal dan aksi teror mandiri (lone actor) di berbagai negara.
Sebagai upaya pencegahan, Polda Metro Jaya melalui Unit 1 Subdit Kamsus Dit Intelkam melakukan langkah strategis dengan menggandeng mantan narapidana terorisme (eks napiter). Pada tanggal 16–17 Maret 2026 lalu, kegiatan kolaborasi dilakukan bersama Muchtar Kairi guna mengkampanyekan bahaya intoleransi dan radikalisme, khususnya yang marak tersebar di media sosial.
Dalam kegiatan tersebut, disoroti maraknya penyebaran berita hoaks dan ujaran kebencian yang berpotensi mengganggu stabilitas serta keharmonisan masyarakat. Konten-konten tersebut dinilai tidak hanya mempengaruhi individu, tetapi juga dapat merambah ke lingkungan keluarga maupun jaringan pertemanan, termasuk sesama eks napiter.
Pada pertemuan yang berlangsung di sebuah kafe di kawasan Jakarta Selatan, Kanit 1 Subdit Kamsus menyampaikan pesan kepada Muchtar Kairi agar tetap setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) serta menjauhi segala bentuk paham radikal. Ia juga meminta agar Muchtar turut aktif menyosialisasikan bahaya radikalisasi kepada keluarga, rekan, dan masyarakat luas.
Menanggapi hal tersebut, Muchtar Kairi menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh Polda Metro Jaya. Ia menyatakan komitmennya untuk terus berperan sebagai pembicara dalam kampanye pencegahan radikalisme, serta mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga persatuan dan menaati peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Langkah kolaboratif ini diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya deradikalisasi yang efektif, sekaligus memperkuat ketahanan masyarakat terhadap pengaruh paham ekstremisme di era digital.


















































