Nusatoday.id – Queenstown dikenal secara global sebagai “Adventure Capital of the World” karena konsentrasi aktivitas wisata ekstrem yang berkembang sejak 1980-an, terutama setelah komersialisasi bungee jumping di Kawarau Bridge oleh AJ Hackett.
Terletak di wilayah Otago, Pulau Selatan, kota ini berada di tepi Danau Wakatipu dengan latar pegunungan The Remarkables yang ikonik. Menurut Tourism New Zealand dan situs resmi QueenstownNZ.co.nz, sektor pariwisata menjadi kontributor utama ekonomi lokal dengan jutaan kunjungan wisatawan domestik dan internasional setiap tahun sebelum pandemi, menjadikannya salah satu destinasi paling strategis di negara tersebut.
Aktivitas unggulan Queenstown meliputi bungee jumping, skydiving, jet boating di Sungai Shotover, hingga paragliding dari Bob’s Peak. Data dari Tourism New Zealand menunjukkan bahwa segmen adventure tourism menyumbang porsi signifikan dari pengeluaran wisatawan di kawasan Otago. Standar keselamatan yang ketat, regulasi operator, serta sertifikasi resmi dari otoritas keselamatan Selandia Baru menjadi alasan mengapa aktivitas ekstrem di kota ini tetap diminati wisatawan global.
Selain wisata adrenalin, Queenstown berkembang sebagai destinasi premium dengan industri wine kelas dunia di kawasan Central Otago. Menurut New Zealand Winegrowers, Central Otago adalah salah satu produsen Pinot Noir terbaik dunia karena kondisi iklim kontinentalnya yang unik. Wine tour ke kebun anggur Gibbston Valley menjadi agenda favorit wisatawan yang menginginkan pengalaman kuliner dan lanskap pedesaan yang elegan.
Musim dingin menghadirkan lonjakan wisata ski di Coronet Peak dan The Remarkables. Laporan resmi NZSki menyebutkan bahwa kedua resort ini menjadi pusat olahraga musim dingin utama di Pulau Selatan dengan fasilitas modern dan akses mudah dari pusat kota. Infrastruktur transportasi yang baik, termasuk Queenstown International Airport, memperkuat konektivitas kota ini secara global.
Queenstown juga memiliki daya tarik sinematik karena menjadi lokasi syuting trilogi The Lord of the Rings karya Peter Jackson. Tourism New Zealand mencatat bahwa fenomena “film-induced tourism” memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan kunjungan wisata sejak awal 2000-an. Banyak operator tur menawarkan paket eksplorasi lokasi syuting di sekitar Glenorchy dan Paradise Valley.
Dari sisi infrastruktur, Queenstown menawarkan berbagai pilihan akomodasi mulai dari hostel backpacker hingga hotel bintang lima. Data dari Stats NZ menunjukkan bahwa Otago termasuk wilayah dengan tingkat okupansi hotel tertinggi saat musim liburan. Restoran fine dining, kafe artisan, dan pusat perbelanjaan kecil melengkapi ekosistem wisata kota ini.
Secara keseluruhan, Queenstown merepresentasikan model destinasi wisata terpadu berbasis alam, petualangan, dan ekonomi kreatif. Kombinasi lanskap dramatis, manajemen pariwisata profesional, serta promosi global menjadikannya ikon pariwisata Selandia Baru yang terus berkembang berdasarkan laporan resmi Tourism New Zealand dan Queenstown Lakes District Council.
Sumber Artikel : Berbagai Sumber


















