Nusatoday.id – Pertumbuhan bisnis online di Eropa tetap kuat meskipun ekonomi global menghadapi hambatan inflasi. Menurut European E-commerce Report 2025, total omzet B2C e-commerce meningkat sekitar 7% di 2024–2025 mencapai sekitar €842 miliar.
Data menunjukkan bahwa penetrasi belanja online meningkat signifikan — lebih dari 73% warga Eropa berusia 16–74 tahun melaporkan belanja online setidaknya sekali dalam 12 bulan terakhir.
Pertumbuhan di Eropa Timur mencapai puncak sekitar 18%, lebih tinggi dibandingkan wilayah lainnya, menunjukkan adanya percepatan digitalisasi terutama di pasar yang berpotensi besar.
Pasar besar Eropa barat seperti Prancis, Jerman, dan Spanyol tetap mendominasi kontribusi omzet namun tumbuh dengan laju moderat.
Data terbaru memperlihatkan bahwa sektor online kini menyumbang hampir 19% dari total omzet bisnis di EU, meningkat dari 14% satu dekade lalu.
Meskipun hambatan logistik dan masalah pengalaman pengguna masih ada, tren belanja lintas negara menunjukkan bahwa konsumen semakin nyaman membeli dari penjual di luar pasar domestik.
Bagi pelaku usaha online, memahami tren ini merupakan kunci untuk strategi pemasaran, logistik, dan pengalaman pelanggan yang lebih kompetitif di pasar Eropa.



















