• About
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Selasa, April 21, 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
Nusantara Hari Ini
  • Home
  • Politics
  • Law
  • Security
  • Business
  • What Hotel
  • Tech

    Betterment Moves Beyond Robo-Advising With Human Financial Planners

    A Digital Media Startup Growing Up With Millennial Women

    Indonesia’s Largest Fleet Of Taxis Teams Up To Beat Ride-hailing Apps

    Trump Didn’t Record Comey, White House Tells House Intel Panel

    Uber’s Turbulent Week: Kalanick Out, New Twist In Google Lawsuit

    Using A Mind Reading Device, ‘locked-in’ Patients Told Researchers They’re Happy

    Trending Tags

    • Sillicon Valley
    • Climate Change
    • Election Results
    • Flat Earth
    • Golden Globes
    • MotoGP 2017
    • Mr. Robot
  • Entertainment
    • All
    • Gaming
    • Movie
    • Music
    • Sports
    Jagoan Lokal yang Nggak Kalah Keren

    Jagoan Lokal yang Nggak Kalah Keren

    Mengapa Film Action Klasik Masih Digemari

    Mengapa Film Action Klasik Masih Digemari

    Film Action Hong Kong dalam Dunia Perfilman

    Film Action Hong Kong dalam Dunia Perfilman

    Bintang Action Legendaris dan Pengaruhnya

    Bintang Action Legendaris dan Pengaruhnya

    Film Action 1990-an : Perpaduan Cerita dan Teknologi

    Film Action 1990-an : Perpaduan Cerita dan Teknologi

    Kejayaan Film Action Era 1980-an

    Kejayaan Film Action Era 1980-an

    Nostalgia dan Kebangkitan Game Retro

    Nostalgia dan Kebangkitan Game Retro

    Game Legendaris yang Mengubah Industri

    Game Legendaris yang Mengubah Industri

    Evolusi Konsol Rumah : Dari Atari Hingga Nintendo

    Evolusi Konsol Rumah : Dari Atari Hingga Nintendo

  • Lifestyle
    • All
    • Fashion
    • food
    • Health
    • Travel
    Tel Aviv

    Smart Tourism Mendorong Digitalisasi Kota Wisata di Eropa Barat

    Republican Senator Vital to Health Bill’s Passage Won’t Support It

    Rap group call out publication for using their image in place of ‘gang’

    Barack Obama and Family Visit Balinese Paddy Fields During Vacation

    Teknologi AI Mengubah Cara Wisatawan Merencanakan Perjalanan di Eropa Barat

    Teknologi AI Mengubah Cara Wisatawan Merencanakan Perjalanan di Eropa Barat

    Foto: Dok. Google Maps/Iwan Fauzi.

    Taman Cipayung Hadirkan Ruang Rekreasi Gratis untuk Warga Jakarta Timur

    TMII Menjadi Destinasi Wisata Populer di Jakarta Timur

    TMII Menjadi Destinasi Wisata Populer di Jakarta Timur

    This Secret Room In Mount Rushmore Is Having A Moment

    Sidart : Restoran Fine Dining Ikonik di Auckland

    Sidart : Restoran Fine Dining Ikonik di Auckland

    A Digital Media Startup Growing Up With Millennial Women

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Climate Change
    • Flat Earth
  • Opinion
  • Home
  • Politics
  • Law
  • Security
  • Business
  • What Hotel
  • Tech

    Betterment Moves Beyond Robo-Advising With Human Financial Planners

    A Digital Media Startup Growing Up With Millennial Women

    Indonesia’s Largest Fleet Of Taxis Teams Up To Beat Ride-hailing Apps

    Trump Didn’t Record Comey, White House Tells House Intel Panel

    Uber’s Turbulent Week: Kalanick Out, New Twist In Google Lawsuit

    Using A Mind Reading Device, ‘locked-in’ Patients Told Researchers They’re Happy

    Trending Tags

    • Sillicon Valley
    • Climate Change
    • Election Results
    • Flat Earth
    • Golden Globes
    • MotoGP 2017
    • Mr. Robot
  • Entertainment
    • All
    • Gaming
    • Movie
    • Music
    • Sports
    Jagoan Lokal yang Nggak Kalah Keren

    Jagoan Lokal yang Nggak Kalah Keren

    Mengapa Film Action Klasik Masih Digemari

    Mengapa Film Action Klasik Masih Digemari

    Film Action Hong Kong dalam Dunia Perfilman

    Film Action Hong Kong dalam Dunia Perfilman

    Bintang Action Legendaris dan Pengaruhnya

    Bintang Action Legendaris dan Pengaruhnya

    Film Action 1990-an : Perpaduan Cerita dan Teknologi

    Film Action 1990-an : Perpaduan Cerita dan Teknologi

    Kejayaan Film Action Era 1980-an

    Kejayaan Film Action Era 1980-an

    Nostalgia dan Kebangkitan Game Retro

    Nostalgia dan Kebangkitan Game Retro

    Game Legendaris yang Mengubah Industri

    Game Legendaris yang Mengubah Industri

    Evolusi Konsol Rumah : Dari Atari Hingga Nintendo

    Evolusi Konsol Rumah : Dari Atari Hingga Nintendo

  • Lifestyle
    • All
    • Fashion
    • food
    • Health
    • Travel
    Tel Aviv

    Smart Tourism Mendorong Digitalisasi Kota Wisata di Eropa Barat

    Republican Senator Vital to Health Bill’s Passage Won’t Support It

    Rap group call out publication for using their image in place of ‘gang’

    Barack Obama and Family Visit Balinese Paddy Fields During Vacation

    Teknologi AI Mengubah Cara Wisatawan Merencanakan Perjalanan di Eropa Barat

    Teknologi AI Mengubah Cara Wisatawan Merencanakan Perjalanan di Eropa Barat

    Foto: Dok. Google Maps/Iwan Fauzi.

    Taman Cipayung Hadirkan Ruang Rekreasi Gratis untuk Warga Jakarta Timur

    TMII Menjadi Destinasi Wisata Populer di Jakarta Timur

    TMII Menjadi Destinasi Wisata Populer di Jakarta Timur

    This Secret Room In Mount Rushmore Is Having A Moment

    Sidart : Restoran Fine Dining Ikonik di Auckland

    Sidart : Restoran Fine Dining Ikonik di Auckland

    A Digital Media Startup Growing Up With Millennial Women

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Climate Change
    • Flat Earth
  • Opinion
No Result
View All Result
Nusantara Hari Ini
No Result
View All Result
Home Opinion

Puluhan Rakyat Papua Gelar Aksi di Sorong

by Redaksi
April 20, 2026
in Opinion
0 0
0
Puluhan Rakyat Papua Gelar Aksi di Sorong

Ist

0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Nusatoday.id – Puluhan warga Papua yang tergabung dalam Solidaritas Pro Demokrasi Sorong Se-Raya menggelar aksi memperingati 64 tahun deklarasi politik bangsa Papua Barat, Senin (1/12). Peringatan yang dipusatkan di sejumlah titik di Kota Sorong itu berlangsung sejak pukul 09.00 hingga 15.30 WIT, diwarnai long march, orasi politik, hingga ibadah bersama.

Aksi dimulai dari beberapa titik kumpul, seperti Ramayana Mall Sorong, lampu merah Kilometer 10, Malanu Kios Anda, Jalan Baru Jempuri, dan berakhir di lampu merah Remu, dekat Studio Foto Ellin. Di setiap titik tersebut, massa lebih dulu menggelar orasi politik sebelum bergabung menuju lokasi utama. Para peserta menyebut rangkaian kegiatan itu sebagai “panggung rakyat” untuk menyampaikan sejarah dan aspirasi politik terkait perjuangan Papua Barat.

Di sepanjang jalan, massa memblokade sejumlah ruas jalan utama Kota Sorong. Aksi berlangsung dalam suasana serius namun penuh semangat. Mereka membawa baliho bertuliskan peringatan “64 Tahun Kebangkitan Nasional Bangsa West Papua 1961–2025” dengan tema “Kobarkan Api Persatuan Nasional dan Wujudkan Kemerdekaan Bangsa West Papua.” Nyanyian massa terdengar lantang, termasuk lagu-lagu protes yang menyoroti ketidakadilan dan penolakan terhadap klaim kedaulatan Indonesia atas Papua.

Peringatan 1 Desember bagi sebagian masyarakat Papua dikaitkan dengan momen politik pada 1961, ketika bendera Bintang Kejora pertama kali dikibarkan di Hollandia, yang kini dikenal sebagai Jayapura. Namun, rangkaian operasi militer Indonesia pada masa Trikora, yang berlangsung sejak 19 Desember 1961 hingga 1962, dianggap oleh kelompok pro-demokrasi Papua sebagai awal hilangnya hak politik mereka akibat proses integrasi yang dipandang tidak sah.

Ratusan peserta aksi di Sorong mengawali kegiatan dengan doa bersama sebagai bentuk syukur dan simbol penyertaan Tuhan dalam perjuangan mereka. Setelah itu, mereka duduk di ruas jalan di bawah terik matahari sambil mengangkat bendera Bintang Kejora dan atribut organisasi perjuangan. Musel Safkaur bertindak sebagai moderator jalannya rangkaian orasi yang bergantian disampaikan oleh perwakilan berbagai organisasi.

Aktivis Papua, Appul Heluka, dalam orasinya menyebut bahwa pendidikan nasional Indonesia gagal mengakomodasi sejarah Papua dari perspektif orang Papua. Ia menilai pengetahuan sejarah di sekolah justru menanamkan ideologi kolonial dan menghilangkan narasi Papua tahun 1961 sebagai momentum penting bangsa Papua. Ia menegaskan bahwa bagi mereka, tahun itu menandai deklarasi politik bangsa Papua.

Sementara itu, Staf Khusus Presiden NFRPB Bidang Kemitraan yang juga menjabat Menteri Dalam Negeri NFRPB, Abraham Goram Gaman, mengajak masyarakat merefleksikan perjalanan panjang Papua sejak era kolonial Belanda hingga integrasi ke Indonesia. Ia menyebut kerangka hukum seperti UU Nomor 12 Tahun 1969 sebagai bentuk pelanggaran terhadap hak-hak politik orang Papua. Dalam orasinya, ia menekankan bahwa Papua dan Indonesia merupakan dua entitas berbeda yang sebenarnya tidak berada dalam satu sejarah pembentukan negara yang sama.

Abraham menambahkan bahwa perjuangan yang dilakukan bukan untuk melawan Indonesia, tetapi untuk menegakkan hak-hak bangsa Papua yang menurutnya memiliki ratusan suku dan bahasa, sehingga berhak menentukan nasib sendiri. Ia juga menyoroti perjanjian New York Agreement 1962 sebagai dasar yang masih diperdebatkan terkait status Papua di Indonesia.

Ketua Presidium Front Nasional Mahasiswa Pemuda Papua, Sayang Mandabayan, menyatakan bahwa peringatan 1 Desember bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi bagian dari upaya mempertahankan tanah adat Papua. Ia menilai eksploitasi sumber daya alam serta operasi keamanan telah memicu perlawanan masyarakat, baik secara sipil maupun melalui jalur diplomasi. Menurutnya, tindakan perlawanan merupakan bagian dari upaya mempertahankan hidup dan martabat manusia.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat Papua bersatu tanpa teralihkan oleh kegiatan lain yang digelar pada periode yang sama. Ia menyebut 1 dan 10 Desember sebagai momentum politik penting yang harus dijaga oleh rakyat Papua. Mandabayan menilai bahwa Papua memiliki peran strategis sebagai “paru-paru dunia” yang hanya bisa terlindungi bila dikelola oleh orang Papua sendiri.

Selain orasi, aksi ini juga diisi dengan pembacaan puisi, nyanyian bersama, pemotongan kue, serta pembacaan pernyataan sikap yang kemudian ditutup dengan doa bersama dan dokumentasi. Para peserta menegaskan komitmen untuk terus memperjuangkan apa yang mereka sebut sebagai hak kemerdekaan bangsa Papua Barat.

Dalam pernyataan sikap yang dibacakan pada akhir aksi, massa menyuarakan bahwa keberadaan Indonesia di Papua dianggap tidak sah menurut perspektif mereka, sehingga hak politik bangsa Papua harus dikembalikan. Mereka juga menyerukan persatuan seluruh faksi perjuangan Papua, mendukung Komnas TPNPB-OPM, serta menolak berbagai operasi militer dan proyek pembangunan berskala nasional di Papua. Mereka juga meminta pemerintah menarik pasukan militer, membuka akses jurnalis nasional dan internasional, serta memulangkan para pengungsi ke wilayah masing-masing.

Selain itu, massa menyampaikan solidaritas terhadap sejumlah perjuangan internasional, termasuk dukungan terhadap kemerdekaan Palestina, Bogainville, dan Kaledonia Baru, serta mengecam sanksi Amerika Serikat terhadap negara-negara seperti Kuba, Venezuela, dan Iran. Mereka juga menyuarakan solidaritas terhadap gerakan rakyat Indonesia dalam aksi perlawanan Agustus dan mendesak pembebasan tahanan yang mereka sebut sebagai kawan perjuangan.

Aksi yang berlangsung damai itu ditutup pada sore hari dengan pesan bahwa perjuangan akan terus dilakukan hingga Papua Barat dapat menentukan masa depannya di atas tanah sendiri.

Penulis: Eskop Wisabla

Tags: Kota SorongPapua
Redaksi

Redaksi

Recommended

Dasco Luruskan Isu Tunjangan Rp 50 Juta, Dana untuk Kontrak Rumah Selama Periode Jabatan

Dasco Luruskan Isu Tunjangan Rp 50 Juta, Dana untuk Kontrak Rumah Selama Periode Jabatan

Badan Narkotika Nasional (BNN) melalui kolaborasi strategis bersama PT Citilink Indonesia. Kerja sama tersebut dikukuhkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Kepala BNN RI Suyudi Ario Seto dan Direktur Utama Citilink Darsito Hendrosaputro, pada Senin (2/3).

Citilink Indonesia Teken MoU Bersama BNN

Paling Terpopuler

  • Ketua FPMM : Dugaan Korupsi Gerogoti Kesehatan Rakyat SBT!

    Ketua FPMM : Dugaan Korupsi Gerogoti Kesehatan Rakyat SBT!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gelar Diskusi Interaktif Revisi UUPA, Kolaborasi Lintas Organisasi Pemuda Mahasiswa Aceh Dorong Pengelolaan Otsus Wajib Pro Rakyat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • NIC Desak Presiden Evaluasi Era Zulkifli Hasan dan Siti Nurbaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Soroti Kinerja Polri,Puan Maharani Segera Panggil Kapolri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Paket Komplit di Komisi XI DPR RI, Inilah Daftar Nama 44 Anggota DPR yang Terima Dana CSR BI dan OJK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Connect with us

Newsletter

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Aenean commodo ligula eget dolor.
SUBSCRIBE

Category

  • Business
  • Entertainment
  • Fashion
  • food
  • Gaming
  • Health
  • Law
  • Lifestyle
  • Movie
  • Music
  • Opinion
  • Politics
  • Security
  • Sports
  • Tech
  • Travel
  • What Hotel

Site Links

  • Masuk
  • Feed entri
  • Feed komentar
  • WordPress.org

About Us

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Check our landing page for details.

  • About
  • Advertise
  • Careers
  • Contact

© 2026 - NUSATODAY.ID PT. ARCHIPELAGO TIMES NETWORK.

No Result
View All Result
  • Home
  • Politics
  • Law
  • Security
  • Business
  • What Hotel
  • Tech
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Opinion

© 2026 - NUSATODAY.ID PT. ARCHIPELAGO TIMES NETWORK.

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?