• About
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Selasa, Mei 5, 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
Nusatoday. Id
  • Home
  • Politics
  • Law
  • Security
  • Business
  • What Hotel
  • Tech

    Betterment Moves Beyond Robo-Advising With Human Financial Planners

    A Digital Media Startup Growing Up With Millennial Women

    Indonesia’s Largest Fleet Of Taxis Teams Up To Beat Ride-hailing Apps

    Trump Didn’t Record Comey, White House Tells House Intel Panel

    Uber’s Turbulent Week: Kalanick Out, New Twist In Google Lawsuit

    Using A Mind Reading Device, ‘locked-in’ Patients Told Researchers They’re Happy

    Trending Tags

    • Sillicon Valley
    • Climate Change
    • Election Results
    • Flat Earth
    • Golden Globes
    • MotoGP 2017
    • Mr. Robot
  • Entertainment
    • All
    • Gaming
    • Movie
    • Music
    • Sports
    Jagoan Lokal yang Nggak Kalah Keren

    Jagoan Lokal yang Nggak Kalah Keren

    Mengapa Film Action Klasik Masih Digemari

    Mengapa Film Action Klasik Masih Digemari

    Film Action Hong Kong dalam Dunia Perfilman

    Film Action Hong Kong dalam Dunia Perfilman

    Bintang Action Legendaris dan Pengaruhnya

    Bintang Action Legendaris dan Pengaruhnya

    Film Action 1990-an : Perpaduan Cerita dan Teknologi

    Film Action 1990-an : Perpaduan Cerita dan Teknologi

    Kejayaan Film Action Era 1980-an

    Kejayaan Film Action Era 1980-an

    Nostalgia dan Kebangkitan Game Retro

    Nostalgia dan Kebangkitan Game Retro

    Game Legendaris yang Mengubah Industri

    Game Legendaris yang Mengubah Industri

    Evolusi Konsol Rumah : Dari Atari Hingga Nintendo

    Evolusi Konsol Rumah : Dari Atari Hingga Nintendo

  • Lifestyle
    • All
    • Fashion
    • food
    • Health
    • Travel
    Tel Aviv

    Smart Tourism Mendorong Digitalisasi Kota Wisata di Eropa Barat

    Republican Senator Vital to Health Bill’s Passage Won’t Support It

    Rap group call out publication for using their image in place of ‘gang’

    Barack Obama and Family Visit Balinese Paddy Fields During Vacation

    Teknologi AI Mengubah Cara Wisatawan Merencanakan Perjalanan di Eropa Barat

    Teknologi AI Mengubah Cara Wisatawan Merencanakan Perjalanan di Eropa Barat

    Foto: Dok. Google Maps/Iwan Fauzi.

    Taman Cipayung Hadirkan Ruang Rekreasi Gratis untuk Warga Jakarta Timur

    TMII Menjadi Destinasi Wisata Populer di Jakarta Timur

    TMII Menjadi Destinasi Wisata Populer di Jakarta Timur

    This Secret Room In Mount Rushmore Is Having A Moment

    Sidart : Restoran Fine Dining Ikonik di Auckland

    Sidart : Restoran Fine Dining Ikonik di Auckland

    A Digital Media Startup Growing Up With Millennial Women

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Climate Change
    • Flat Earth
  • Opinion
  • Home
  • Politics
  • Law
  • Security
  • Business
  • What Hotel
  • Tech

    Betterment Moves Beyond Robo-Advising With Human Financial Planners

    A Digital Media Startup Growing Up With Millennial Women

    Indonesia’s Largest Fleet Of Taxis Teams Up To Beat Ride-hailing Apps

    Trump Didn’t Record Comey, White House Tells House Intel Panel

    Uber’s Turbulent Week: Kalanick Out, New Twist In Google Lawsuit

    Using A Mind Reading Device, ‘locked-in’ Patients Told Researchers They’re Happy

    Trending Tags

    • Sillicon Valley
    • Climate Change
    • Election Results
    • Flat Earth
    • Golden Globes
    • MotoGP 2017
    • Mr. Robot
  • Entertainment
    • All
    • Gaming
    • Movie
    • Music
    • Sports
    Jagoan Lokal yang Nggak Kalah Keren

    Jagoan Lokal yang Nggak Kalah Keren

    Mengapa Film Action Klasik Masih Digemari

    Mengapa Film Action Klasik Masih Digemari

    Film Action Hong Kong dalam Dunia Perfilman

    Film Action Hong Kong dalam Dunia Perfilman

    Bintang Action Legendaris dan Pengaruhnya

    Bintang Action Legendaris dan Pengaruhnya

    Film Action 1990-an : Perpaduan Cerita dan Teknologi

    Film Action 1990-an : Perpaduan Cerita dan Teknologi

    Kejayaan Film Action Era 1980-an

    Kejayaan Film Action Era 1980-an

    Nostalgia dan Kebangkitan Game Retro

    Nostalgia dan Kebangkitan Game Retro

    Game Legendaris yang Mengubah Industri

    Game Legendaris yang Mengubah Industri

    Evolusi Konsol Rumah : Dari Atari Hingga Nintendo

    Evolusi Konsol Rumah : Dari Atari Hingga Nintendo

  • Lifestyle
    • All
    • Fashion
    • food
    • Health
    • Travel
    Tel Aviv

    Smart Tourism Mendorong Digitalisasi Kota Wisata di Eropa Barat

    Republican Senator Vital to Health Bill’s Passage Won’t Support It

    Rap group call out publication for using their image in place of ‘gang’

    Barack Obama and Family Visit Balinese Paddy Fields During Vacation

    Teknologi AI Mengubah Cara Wisatawan Merencanakan Perjalanan di Eropa Barat

    Teknologi AI Mengubah Cara Wisatawan Merencanakan Perjalanan di Eropa Barat

    Foto: Dok. Google Maps/Iwan Fauzi.

    Taman Cipayung Hadirkan Ruang Rekreasi Gratis untuk Warga Jakarta Timur

    TMII Menjadi Destinasi Wisata Populer di Jakarta Timur

    TMII Menjadi Destinasi Wisata Populer di Jakarta Timur

    This Secret Room In Mount Rushmore Is Having A Moment

    Sidart : Restoran Fine Dining Ikonik di Auckland

    Sidart : Restoran Fine Dining Ikonik di Auckland

    A Digital Media Startup Growing Up With Millennial Women

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Climate Change
    • Flat Earth
  • Opinion
No Result
View All Result
Nusatoday. Id
No Result
View All Result
Home Opinion

KUHP Baru : Transformasi Hukum Pidana Nasional yang Menggugah

by Redaksi
April 20, 2026
in Opinion
0 0
0
Muhamad Aswan Kelian, S.H. Wakil Ketua III DPD LBH-PHIGMA DKI Jakarta.

Muhamad Aswan Kelian, S.H. Wakil Ketua III DPD LBH-PHIGMA DKI Jakarta.

0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh : Muhamad Aswan Kelian, S.H.
Wakil Ketua III DPD LBH-PHIGMA DKI Jakarta.

Nusatoday.id – Pada 2 Januari 2023, Indonesia secara resmi menyahkan UU No. 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP Baru), yang mulai berlaku Januari 2026, menggantikan KUHP kolonial Belanda (Wetboek van Strafrecht) yang telah berusia lebih dari satu abad. Langkah ini menjadi tonggak sejarah dalam membangun sistem hukum pidana yang lebih sesuai dengan nilai-nilai bangsa, meskipun juga menimbulkan perdebatan mendalam.

Paradigma Baru: Dari Retributif ke Restoratif

KUHP Baru mengubah filosofi pemidanaan dari fokus pada pembalasan (retributif) menuju pemulihan (restoratif) dan korektif. Hal ini tercermin dalam penerapan asas legalitas materiil (Pasal 1), yang mengizinkan hakim mempertimbangkan “hukum yang hidup” (hukum adat) selama tidak bertentangan dengan prinsip hukum nasional dan hak asasi manusia (HAM). Selain itu, pidana penjara dijadikan sebagai ultimum remedium (langkah terakhir), dengan pengenalan pidana kerja sosial dan pidana pengawasan (Pasal 67-68) sebagai alternatif yang lebih berperikemanusiaan. Aparat penegak hukum dituntut untuk menganalisis kasus secara cermat, memilih penyelesaian melalui mediasi atau pidana alternatif, dan membuat keputusan penahanan yang lebih hati-hati.

Perubahan Materi: Delik Baru dan Reformasi Delik Lama

KUHP Baru mengatur sejumlah tindak pidana baru yang relevan dengan perkembangan zaman, seperti penyebaran berita bohong, penghinaan terhadap pejabat negara, dan tindak pidana korporasi. Beberapa delik lama yang dianggap tidak relevan juga dihapus atau diperbarui, seperti aturan terkait perzinaan dan koabitasi di luar pernikahan yang menimbulkan pro dan kontra di masyarakat. Selain itu, pidana mati diatur secara bersyarat, dapat diubah menjadi pidana seumur hidup jika memenuhi kondisi tertentu.

Kontroversi dan Tantangan Implementasi

Salah satu aspek paling diperdebatkan adalah pengakuan terhadap “hukum yang hidup”. Meskipun dimaksudkan untuk menghormati keberagaman hukum adat, konsep ini berpotensi merusak prinsip nullum crimen sine lege (tidak ada tindak pidana tanpa hukum tertulis), menimbulkan ketidakpastian hukum dan risiko penyalahgunaan kekuasaan oleh aparat penegak hukum. Selain itu, pasal tentang penghinaan terhadap pemerintah dan lembaga negara dianggap berpotensi membungkam kebebasan berpendapat dan menghambat fungsi pers sebagai pilar demokrasi. Kalangan masyarakat sipil, jurnalis, dan akademisi menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara kepastian hukum dan perlindungan hak-hak dasar.

Tantangan juga muncul dalam penyesuaian aparat penegak hukum, pengajar hukum, dan masyarakat terhadap aturan baru. Dosen hukum perlu memperbarui kurikulum dan materi pembelajaran, sementara aparat penegak hukum harus mendapatkan pelatihan untuk menghindari kesalahan penerapan hukum. Harmonisasi antara hukum adat dan sistem hukum nasional juga menjadi tugas berat, terutama dalam mencegah pelanggaran HAM yang terkandung dalam beberapa norma adat.

Implikasi bagi Masyarakat dan Peradilan

KUHP Baru diharapkan dapat meningkatkan kepastian hukum dan memperkuat kedaulatan hukum nasional, serta mengurangi overcapacity di lembaga pemasyarakatan melalui pidana alternatif. Namun, penerapannya membutuhkan sosialisasi yang masif agar masyarakat memahami perubahan dalam sistem keadilan, seperti penekanan pada perbaikan pelaku dan perlindungan korban. Selain itu, perlu dipadukan dengan KUHAP Baru yang juga baru disahkan, yang memperkuat mekanisme keadilan restoratif dan perlindungan hak terdakwa di semua tahapan perkara.

KUHP Baru adalah upaya berani untuk mereformasi sistem hukum pidana Indonesia, membawa harapan akan keadilan yang lebih kontekstual dan berperikemanusiaan. Namun, tantangan dalam implementasi dan kontroversi sejumlah pasal membutuhkan perhatian serius agar tujuan reformasi tercapai tanpa mengorbankan hak asasi manusia dan prinsip demokrasi. Dengan pemahaman yang mendalam dan kolaborasi antara pemerintah, aparat penegak hukum, akademisi, dan masyarakat, KUHP Baru diharapkan dapat menjadi fondasi sistem hukum pidana yang lebih baik untuk masa depan.

Redaksi

Redaksi

Recommended

Aturan Baru Distribusi Beras SPHP, Bulog Siapkan Mekanisme Manual Lewat WhatsApp

Aturan Baru Distribusi Beras SPHP, Bulog Siapkan Mekanisme Manual Lewat WhatsApp

Aliansi Mahasiswa Malut Sambangi Mabes Polri dan DPP Demokrat Terkait Isu SARA

Aliansi Mahasiswa Malut Sambangi Mabes Polri dan DPP Demokrat Terkait Isu SARA

Paling Terpopuler

  • Partai Berkarya Gelar Munas 2025, Siap Bangkit Hadapi Pemilu 2029

    Partai Berkarya Gelar Munas 2025, Siap Bangkit Hadapi Pemilu 2029

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • NIC Desak Presiden Evaluasi Era Zulkifli Hasan dan Siti Nurbaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Golkar Dorong Penyempurnaan Sistem Pemilu Proporsional Terbuka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Golkar Ubah Arah Koalisi: Dari Taktis ke Permanen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketua FPMM : Dugaan Korupsi Gerogoti Kesehatan Rakyat SBT!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Connect with us

Newsletter

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Aenean commodo ligula eget dolor.
SUBSCRIBE

Category

  • Business
  • Entertainment
  • Fashion
  • food
  • Gaming
  • Health
  • Law
  • Lifestyle
  • Movie
  • Music
  • Opinion
  • Politics
  • Security
  • Sports
  • Tech
  • Travel
  • What Hotel

Site Links

  • Masuk
  • Feed entri
  • Feed komentar
  • WordPress.org

About Us

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Check our landing page for details.

  • About
  • Advertise
  • Careers
  • Contact

© 2026 - NUSATODAY.ID PT. ARCHIPELAGO TIMES NETWORK.

No Result
View All Result
  • Home
  • Politics
  • Law
  • Security
  • Business
  • What Hotel
  • Tech
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Opinion

© 2026 - NUSATODAY.ID PT. ARCHIPELAGO TIMES NETWORK.

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?